Membuat Blog yang Sukses

 

#1 – Tentukan niche

Blog terbaik selalu fokus dalam satu niche. Tidak kurang, tidak lebih.

Mengapa?

Dengan fokus di 1 niche, kita bisa menjadikan blog tersebut sebagai sumber informasi utama bagi masyarakat luas yang tertarik dengan niche tersebut.

Kalau kita fokus di banyak niche maka sulit mendapatkan audience yang loyal.

Ada 2 cara untuk menentukan niche apa yang sebaiknya anda pilih:

  • Sesuaikan dengan passion, minat, dan bakat
  • Sesuaikan dengan industri usaha/bisnis anda

Blog hanya akan bisa sukses kalau penulisnya ahli dalam bidang tersebut.

Kalau anda bukan ahlinya, jangan khawatir…ada 2 solusi.

Lakukan hal berikut:

  • Pelajari mengenai topiknya sampai anda jadi ahli, atau
  • Rekrut penulis. Tapi penulis ini harus ahli dalam niche yang anda pilih
Untuk mempermudah penjelasan tahapan berikutnya, saya akan menggunakan contoh niche kopi.

#2 – Tentukan domain, hosting, platform, template

Nama domain yang anda pilih harus brandable. Tidak terlalu panjang dan enak diucapkan.

Berikut ini beberapa contoh pemilihan nama domain:

  • RumahKopi.com
  • CangkirKopi.com
  • KopiMania.com
  • KopiDesa.com
  • PecintaKopi.com
Website bisnis: tempatkan blog di subdirektori bukan di subdomain

Ada 2 pilihan penempatan blog kalau anda memiliki website bisnis yang menjual produk atau berupa toko online. Menggunakan subdirektori (domainutama.com/blog/) atau subdomain (blog.domainutama.com).

Ternyata, subdomain dianggap oleh mesin pencari sebagai domain yang terpisah dari domain utama. Maka dari itu lebih baik gunakan subdirektori supaya otoritas domain utama terbawa ke blog.

Ada beberapa penelitian yang mendukung pernyataan ini:

Gunakan hosting yang sudah populer dan terpercaya. Jangan pikir panjang soal hosting.

Untuk platform, WordPress merupakan yang paling fleksibel dan akan memberikan fitur terlengkap untuk blog anda. Penjelasan lebih lengkap baca artikel cara membuat blog ini.

Dalam tahapan ini jangan banyak membuang waktu. Selalu pilih yang terbaik.

#3 – Tentukan metode monetisasi

Setelah memilih niche, anda tentunya akan membayangkan bagaimana mendapatkan penghasilan dari niche tersebut. Inilah beberapa pilihannya.

Bagi anda yang membuat blog untuk perusahaan/startup tidak perlu memikirkan yang ini.

Tujuan utama anda membuat blog mungkin untuk mendapatkan penghasilan. Tapi jangan fokus dengan uang di awal proses blogging.

Fokuslah untuk membantu orang lain yang membutuhkan informasi.

#4 – Lakukan keyword research [4]

Proses keyword research dilakukan terutama untuk menentukan topik-topik turunan dari niche utama anda.

Misalkan untuk blog ber-niche kopi:

  • Review produk kopi
  • Informasi dan review produk kopi
  • Lokasi (kafe) yang menyediakan kopi
  • Alat/mesin yang berhubungan dengan kopi
  • Panduan lain terkait kopi

Untuk menemukan topik bahasan ini, anda harus berkunjung ke situs-situs komunitas yang membahas niche anda. Contohnya ini.

Biasanya kita banyak membung waktu di bagian ini karena berusaha menemukan “keyword tersembunyi” dan long tail keyword. Tidak perlu.

Kalau anda ingin mempelajari lebih lanjut, ikuti panduan keyword research ini.

#5 – Temukan siapa calon pembaca

Sebelum mulai blogging, pastikan anda sudah tahu siapa audience anda.

Tahapan ini sangat penting supaya anda memahami seperti apa permasalahan yang umum yang bisa anda selesaikan.

Kalau anda melewati tahapan ini, bisa-bisa anda malah mencoba menyelesaikan permasalahan yang sebenarnya tidak ada karena sudah terlalu banyak penyelesaiannya.

Manfaat lainnya yaitu:

  • Mengetahui apa yang ingin mereka pahami
  • Mengetahui seperti apa gaya bicara mereka secara online
  • Untuk menjalin hubungan dan membangun reputasi
  • Sebagai target promosi kita nanti

Mereka ini adalah orang-orang yang akan membayar anda. Jangan sampai anda tidak paham karakteristik mereka.

Tidak sulit menemukan mereka, kunjungi beberapa tempat ini:

  • Situs forum – gunakan Google dengan keyword: [niche] + forum
  • Facebook Groups – lakukan search di FB untuk menemukan grup terkait niche anda
  • Google+ Communities – sama seperti FB
  • Twitter, Instagram, dsb. – pelajari #hashtag apa yang sering digunakan

Lakukan ini:1. Cari forum dalam niche anda melalui Google.

Forum kopi

2. Cari dan join ke Facebook Groups dan Google+ Communities sesuai niche

Grup kopi

3. Catat semua yang anda temukan dalam Excel atau Google Docs Spreadsheet.

#6 – Temukan siapa blogger lain dalam niche yang sama

Dengan kata lain, temukan siapa influencer dalam niche ini

Ada beberapa alasan mengapa kita harus menemukan mereka.

Pertama, yaitu untuk mempelajari blog seperti apa yang paling sukses dalam niche tersebut. Tugas anda adalah membuat blog yang jauh melebihi mereka.

Kedua, untuk memahami topik apa yang sering dibahas dan apa yang sering mereka rekomendasikan.

Ketiga, untuk menjalin hubungan dengan mereka. Ini yang paling penting. Kalau anda tidak berhubungan baik dengan blogger lain, sangat sulit untuk bisa sukses.

Keempat, terakhir, konten yang anda buat harus membuat mereka kagum.

Dengan kata lain: konten unggulan.

Mereka adalah orang-orang yang menguasai niche-nya, lebih sulit untuk membuat influencer kagum daripada audience. Tapi ini harus anda lakukan.

Untuk menemukan influencer, lakukan langkah berikut:

  • Search di google dengan keyword: “[niche] + blog”
  • Gunakan Followerwonk untuk menemukan akun Twitter mereka (lihat gambar di bawah untuk pengaturannya)

Followerwonk

Pada kolom pencarian masukkan niche anda. Kalau anda ingin menemukan orang Indonesia tapi dengan niche berbahasa Inggris, masukkan location berisi nama kota-kota besar di Indonesia.

Lakukan ini:1. Cari blog & blogger dalam niche anda dengan Google.

Blog kopi

2. Temukan pengguna Twitter yang antusias dalam niche anda menggunakan Followerwonk. (Alternatif: Topsy)

twitter kopi

3. Catat semuanya dalam file spreadsheet yang sama dengan langkah sebelumnya.

#7 – Buat perencanaan konten [7]

Pemilik blog yang sukses tidak membuat konten secara asal-asalan melainkan melalui proses.

Tujuan membuat perencanaan konten adalah supaya konten di blog anda tertata secara rapi dan optimal.

Supaya setiap konten di blog anda bernilai, bukan sekedar tulis-publish-tulis-publish.

Yang pertama yang harus anda lakukan adalah membuat sistem supaya anda selalu bisa memiliki ide konten untuk blog. Caranya seperti ini:

  • Buka komunitas yang anda temukan tadi setiap hari. Konten blog adalah hal yang bisa menyelesaikan masalah-masalah yang muncul disana.
  • Langganan ke blog dalam niche yang sama. Gunakan Feedly untuk mendapatkan update blog mereka.
  • Buka WhattoWrite, ikuti tahapan yang mereka sediakan untuk mendapatkan gambaran ide konten.

Selanjutnya buatlah suatu wadah penyimpanan ide konten. Tambahkan dalam wadah tersebut setiap kali anda menemukan konten baru.

Untuk menyimpan ide, tool favorit saya adalah Trello.

Perencanaan Konten dengan Trello

Seperti gambar di atas, semua ide yang memungkinkan ditampung kemudian yang menarik untuk segera dipublish dimasukkan dalam “Coming up”.

Selanjutnya konten yang dalam proses pembuatan dimasukkan dalam “In-progress”.

Proses pembuatan ini termasuk penyusunan kerangka dan pencarian referensi luar. Untuk pembuatan kerangka konten, tool yang saya gunakan adalah Evernote.

Lakukan ini:1. Daftar di Trello, buat board baru dan buat list seperti contoh gambar di atas.

2. Buka WhattoWrite.org, ikuti prosesnya untuk menggali ide konten. Kemudian masukkan ke Trello.

3. Daftar di Feedly, buka halaman “Add content” lalu masukkan domain blog yang tadi sudah anda catat. Follow semuanya.

feedly kopi

4. Daftar dan install Evernote di komputer anda (dan di Android/iOS kalau perlu). Buatlah kerangka konten disini.

#8 – Pelajari (dan aplikasikan) SEO

SEO saya beri skala prioritas kecil karena memang tidak terlalu penting lagi.

Saat ini SEO tidak lagi menyeramkan seperti dulu. Tetapi masih banyak orang yang membuat seakan-akan SEO itu seperti alien.

Yang perlu anda ketahui mengenai SEO untuk blog hanya dasar-dasarnya, terutama konsep bagaimana mesin pencari merangking situs dan apa yang bisa anda lakukan.

Bagi anda yang terlalu terobsesi dengan SEO:

  • Hasil SEO butuh waktu, tidak instan. SEO bukan metode terbaik untuk mempopulerkan blog anda.
  • SEO merupakan proyek jangka panjang yang berkelanjutan, lakukan sambil jalan bersamaan dengan tahapan lain yang lebih penting.
  • SEO adalah hasil kerja anda. Kalau anda berhasil melakukan tahapan lain dalam panduan ini, rangking anda bisa jadi akan otomatis tinggi.

Untuk anda yang belum memahami tentang SEO, silahkan membaca panduan SEO ini.

#9 – Buat konten berkualitas

Jangan anggap remeh kualitas konten, konten yang berkualitas tidak se-sepele yang anda bayangkan.

Tadi sudah saya singgung sekilas. Buatlah konten yang akan membuat blogger lain dalam niche anda (influencer) terkagum-kagum dengan isinya.

Bukan audience, tapi influencer.

Influencer adalah orang yang menggeluti niche anda. Untuk bisa membuat kagum, anda harus menciptakan konten yang melebihi ilmu mereka.

Anda harus membuat konten yang bahasannya hanya ada satu-satunya di dunia ini.

Mengapa kita membuat konten untuk influencer?

Karena merekalah yang punya audience. Kalau kita berhasil membuat konten yang luar biasa, mereka akan dengan senang hati merekomendasikan konten ini kepada audience mereka.

Inilah konsep dari artikel yang berkualitas.

Berikut ini ciri-ciri konten terbaik yang akan populer:

  • Berupa panduan atau pedoman lengkap
  • Solusi dari masalah yang belum ada penyelesaiannya
  • Jawaban dari pertanyaan yang selalu membuat orang bingung
  • Bukan berita, tapi analisa dari suatu berita
  • Belum pernah ada konten yang bahasannya/isinya sama

Untuk membuat konten ini anda harus menjadi ahli dari sebuah niche. Karena itulah dalam tahapan pertama tadi saya mengatakan anda harus menjadi ahlinya.

Baca beberapa panduan ini untuk membuat konten yang berkualitas:

  1. Metode KTP
  2. Membuat konten unggulan
  3. Teknik penulisan konten

#10 – Aktif sebagai manusia di social media

Inilah alasan mengapa anda sebagai blogger sebaiknya aktif di social media:

  • Untuk berkomunikasi dengan pembaca
  • Menjalin hubungan dengan influencer
  • Mendapatkan ide konten, seperti yang dibahas tadi
  • Mempromosikan konten
  • Membagikan konten orang lain

Social media merupakan perpanjangan tangan dari blog anda. Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat suka menghabiskan waktu di social media.

Karena itulah anda bisa menjangkau banyak orang dari social media.

Mengapa membagikan konten orang lain?

Begini..

Pembaca blog yang mem-follow anda ke social media pastinya sangat setia dengan anda dan ingin konten-konten terbaik lainnya.

Tapi kita tidak bisa menyediakan banyak konten baru dalam waktu singkat.

Manfaatkanlah social media untuk membagikan konten terbaik dalam topik anda dari website lain. Dengan begini pembaca akan tetap terhibur dengan bacaan baru dan akan tetap setia dengan anda.

Dalam judul saya mengatakan ‘aktif sebagai manusia’.

Aturan supaya follower anda tidak membenci anda di social media:

  • Link yang anda bagikan harus disertai penjelasan apa isinya, lakukan secara manual. Jangan cuma judul.
  • Jangan gunakan tool yang mempublish postingan blog secara otomatis seperti Twitterfeed dan IFTTT.
  • Rasio 2:2:1, 2 konten dari website lain, 2 konten milik anda, 1 update tanpa link. Kurangi tingkat narsis anda, bagikan konten milik orang lain.

Gunakan alat bantu Buffer untuk memudahkan anda menerbitkan update di social media sesuai waktu yang anda atur.

Lakukan ini:1. Follow semua akun influencer yang sudah anda temukan tadi.

2. Daftar di Buffer dan install extension untuk Chrome/Firefox. Mulailah mengupdate jejaring sosial anda setiap kali menemukan konten yang menarik.

#11 – Lakukan promosi/distribusi konten [10]

Distribusi konten merupakan faktor utama kesuksesan blog.

Seberapa suksesnya blog anda nanti akan ditentukan oleh seberapa pintar dan agresif anda dalam melakukan promosi.

Kebanyakan blogger saat ini tidak melakukan promosi dan hanya mengandalkan SEO untuk perkembangan website. Ini keliru, peringkat di Google tidak bisa anda atur secara langsung.

Karena itu kalau anda mengandalkan SEO tanpa pemasarana berarti anda hanya menunggu sesuatu yang tidak jelas. Kecuali kalau anda mempraktekkan Black Hat SEO yang beresiko besar.

Ada 2 golongan sasaran anda dalam melakukan promosi, yaitu ke:

  • Audience – calon pembaca yang jelas tertarik dengan niche/industri anda.
  • Influencer – orang-orang yang memiliki audience sendiri, misalnya blogger atau orang yang sering memberikan ilmu di forum dan social media.

Usaha pemasaran anda hanya akan berhasil kalau anda sudah membuat konten yang berkualitas seperti di langkah #9. Kalau belum, jangan lakukan pemasaran.

Semakin tinggi kualitas konten semakin mudah pula pemasarannya, karena orang lain juga akan memasarkan konten anda.

Untuk memasarkan ke audience, gabunglah ke forum komunitas sebagai orang yang rutin menjawab pertanyaan anggotanya. Jadilah influencer.

Sementara untuk memasarkan ke influencer, anda harus menjalin hubungan dengan mereka. Bisa melalui komentar blog, atau lebih bagus lagi lewat social media dan email.

Jangan menghubungi mereka sekedar untuk minta promosi.

Andalah yang harus lebih dulu memberikan mereka sesuatu misalnya memasang link ke blog mereka di konten anda.

Karena pentingnya teknik pemasaran konten, saya sangat merekomendasikan anda untuk membaca teknik promosi konten ini.

#12 – Bangun email list [8]

Kesalahan terbesar dari seorang online marketer adalah tidak membangun email list.

Berdasarkan angka dari HelpScout berikut, email memberikan ROI terbesar. Sangat jauh bila dibandingkan dengan iklan. Tingkat konversi dari email juga melebihi search engine dan social media.

email roi

The biggest social media mistake I’ve ever made. Email matters. People don’t change their email addresses. Facebook, Twitter, Google+, people join and drop that pretty often. But changing your email address is a hassle.

– Jon Acuff

Jangan ulangi kesalahan marketer lain. Segera buat sistem untuk membangun email list walaupun blog anda masih baru.

Baca artikel panduan list building ini untuk memulai.

#13 – Analisa hasil kerja [8]

Lakukan analisa terhadap blog anda dengan menggunakan tool analisa seperti Google Analytics.

Tahapan ini seringkali dilewatkan oleh blogger karena merasa sulit. Padahal walaupun terlihat rumit di awal, sekali anda belajar maka pengetahuan anda akan terus terpakai.

Fungsi analytics

Secara umum inilah yang harus anda ketahui dari blog. Kalau tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut ibarat anda berjalan sambil menutup mata.

Dengan mengetahui darimana pengunjung anda datang, anda bisa fokus ke sumber traffic tertentu daripada melakukan pemasaran secara acak.

Sementara dengan mengetahui kepuasan mereka maka anda bisa membenahi kembali blog anda supaya selalu optimal.

 

Advertisements