Lead Magnet

Apa itu lead magnet?

Lead magnet adalah sesuatu yang kita tawarkan secara gratis kepada para prospek supaya mereka mau memberikan informasi kontaknya. Kontak yang dimaksud bisa berupa email, nomor telepon, dan/atau alamat. Lead magnet juga sering disebut Opt-in Bribe.

Sederhananya, seperti barter.

Lalu mengapa lead magnet bisa meningkatkan konversi hingga sedemikian besarnya?

Jawabannya ada di dalam buku dari Dr. Robert Cialdini yang berjudul “Influence: The Psychology of Persuasion”.

Influence The Psychology of Persuasion

Di dalam buku ini disebutkan ada 6 prinsip yang bisa mempengaruhi seseorang untuk mengambil tindakan.

Salah satunya adalah “Reciprocity” (timbal balik).

Artinya seseorang akan lebih rela untuk memberikan/melakukan sesuatu kepada kita apabila kita yang terlebih dahulu memberikan/melakukan sesuatu kepada mereka.

Itulah kenapa lead magnet sangat efektif.

Karena kita memberikan sesuatu yang berharga duluan kepada mereka, jadi mereka juga punya alasan untuk memberikan informasinya kepada anda.

Sekilas tentang direct marketing dan email marketing

Ada satu pertanyaan lagi yang belum terjawab.

Ngapain sih kita minta kontak mereka? Buat apa sih kita susah payah meminta alamat email mereka?

Padahal tinggal pasang iklan aja kan pembeli juga nanti datang sendiri, lalu beli. Ngapain repot-repot?

Memang tidak salah…

…tapi pasti akan jadi lebih tidak optimal dibandingkan kalau anda melakukan ini.

Lagipula kalau anda sering pengusaha atau marketer, sudah pasti anda ingin mengeluarkan biaya sekecil-kecilnya untuk mendapatkan pendapatan sebesar-besarnya.

Untuk itulah ada strategi yang bernama Direct Marketing.

Artinya strategi pemasaran dimana kita bisa menghubungi prospek secara langsung. Bukan dengan memasang spanduk iklan yang diperlihatkan kepada banyak orang sekaligus.

Misalnya dengan SMS, telepon, atau surat.

Dengan memiliki kontaknya, maka pemasaran yang kita lakukan bisa berkelanjutan sampai mereka menjadi kustomer atau sampai mereka memutuskan tidak tertarik.

Jadi ada 2 manfaatnya:

Lebih murah dan lebih efektif.

Nah, di era digital seperti sekarang ini, sarana yang digunakan dalam strategi direct marketing semakin beralih ke email…karena ternyata lebih murah, fleksibel, dan efektif.

Makanya kita sebut dengan email marketing.

Ini beberapa statistik terkait email:

  • Berdasarkan survei BPS, aktivitas email di Indonesia mencapai 95,75% dari pengguna internet (Antara News)
  • Email 40x lipat lebih efektif untuk mendapatkan klien baru daripada Facebook dan Twitter (McKinsey & Company)
  • 81% dari orang yang terbiasa belanja online mengaku bahwa email yang diterima bisa mempengaruhi mereka untuk membeli (eMarketer)

Statistik pengaruh email marketing

Seberapa besar sih bedanya antara menggunakan lead magnet dan tanpa lead magnet?

Sebelum kita lanjut ke bab pertama, ada 1 data lagi yang ingin saya beritahukan kepada anda, ini diambil langsung dari blog PanduanIM.

Mungkin anda juga sudah sadar, di beberapa lokasi di blog ini terdapat form-form pendaftaran email.

Secara umum ada 3 versi:

Yang pertama, optin form biasa:

Optin form biasa

Konversinya optin form biasa ini hanya 1%:

Konversi optin form biasa

Popup, tanpa lead magnet:

Popup form

Konversinya 4x lipat lebih tinggi daripada yang pertama tadi, yaitu 4,43%:

Konversi popup biasa

Ketiga, ini popup yang menggunakan lead magnet:

Popup-dengan-lead-magnet

Konversinya jauh lebih tinggi lagi, antara 8-13%:

Konversi lead magnet

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa lead magnet bisa meningkatkan konversi pendaftaran email hingga lebih dari 10x lipat.

Advertisements