Keyword Research

Keyword Research

1.  Panduan menggunakan keyword research

Untuk para pembuat website keyword research adalah hal terpenting setelah SEO, jika SEO dapat membuat website anda diperingkat teratas di google karena anda mahir SEO, belum tentu website anda ramai pengunjung, karena dengan peringkat teratas di google tanpa adanya pengunjung adalah percuma. oleh karena itu keyword research sangat dibutuhkan. karena tujuan kita membuat website adalah untuk ramai dikunjungi dan jika website kita menjual haruslah dapat terjual produk kita. buatlah keyword yang tepat sasaran, maksudnya adalah orang yang mengunjungi website anda adalah orang yang benar2 ingin mengunjungi dan mendapatkan inforamsi dari website anda.

2. Search Intent

Menentukan nilai sebuah keyword, Search intent diartikan sebagai apa maksud atau tujuan dari pencarian yang dilakukan.
a. search intent informationa : yaitu keyword yang bersifat informasi, setiap orang pasti butuh informasi dengan lebih cepat, dengan adanya quick answer box di google akan dapat menurunkan volume pengunjung meski keywordnya banyak dicari. nformational intent merupakan keyword yang paling banyak volumenya dibandingkan intent lain. Karena itu, website yang berisi informasi banyak bertebaran di internet. Jadi hati hatilah dalam memilih keyword, karena meskipun volumenya tinggi tidak berarti banyak pengunjung.
b. search intent navigaional: keyword jenis ini volumenya besar akan tetapi tidak ada manfaatnya. karena kebanyakan keyword jenis ini dipilih pengunjung untuk mengunjungi website resmi.
c. search intent commercial investigation : keyword jenis ini tujuan utamanya adalah untuk memberikan informasi tentang suat produk atau jasa dengan kata lain toko online, yang menunjukan spesifikasi produk, harga, promo, dan tempat, sehingga pengunjung dapat memilih yang terbaik sesuai keinginannya. Kalau anda ingin menjual produk/jasa, cari sebanyak-banyaknya keyword commercial investigation yang berhubungan dengan bisnis anda.Kemudian siapkan konten yang berkualitas dan tepat sasaran.
d. search intent Transactional: Orang yang melakukan pencarian di Google menggunakan keyword transactional berarti sudah siap membeli suatu produk/jasa. Meskipun volume pencariannya sedikit, tapi tingkat konversinya sangat besar. Dibandingkan dengan keyword informational, volume besar tapi konversi kecil. Hanya saja keyword jenis ini sulit dilakukan untuk website baru karena persaingan sangat berat dengan adanya situs ecommerce besar seperti Lazada, Zalora, dll.

Strateginya, gunakan 3 jenis search intent yait informational, commercial investigation, dan transactional. HIndari membuat banyak konten dengan kata kunci transactional, fokus ke kualitas dari pada kuantitas konten anda. keyword informational harus lebih berhubungan dengan produk yang dijual.

3. Mencari Keyword yang Tepat

a. pilih beberapa ide awal  dari keyword utamanya
pilih beberapa ide awal anda lalu bagi berdasarkan search intent
ketika ada yang mengunjngi website anda melalui keyword informational kemungkinan besar mereka tidak langsung membeli, namun mereka akan kembali jika mereka merasa butuh.
keyword informational berguna untuk mendapatkan pembeli dalam jangka panjang.

Nilainya rendah tapi sangat bermanfaat.

anda bingung dalam mencari idenya, coba jawab pertanyaan berikut:

Informational:

Apa permasalahan yang dimiliki oleh target pasar anda?
Apa yang membuat mereka tertarik membeli produk/layanan anda?
Permasalahan apa yang diselesaikan melalui produk/layanan anda?
Apa hal lain yang ingin mereka ketahui disamping produk anda?

Commercial investigation:

Apa yang jadi pertimbangan mereka sebelum menentukan pilihan?
Informasi apa yang mereka cari sebelum membeli? (spek, manfaat, harga)
Bagaimana cara mereka membandingkan produk sejenis? (terbaik, vs, review)
Apa ada kata sifat yang menggambarkan produk/layanan anda? (murah, berkualitas, biru, merah)

Transactional:

Bayangkan anda ingin membeli produk anda secara online, apa yang akan anda cari dari Google?
Apakah anda menyediakan diskon, gratisan, dan sejenisnya?

b. KeywordTool.io adalah tool yang berfungsi untuk mendapatkan keyword turunan dari keyword utama yang anda masukkan berdasarkan Google Suggest.

Tool ini yang secara otomatis melakukan pencarian berulang-ulang kali untuk anda.

c, dapatkan volume pencarian di google keyword planner
setelah mendapatkan beberapa kata kunci keyword dari keyword.io selanjutnya masuk ke google keyword planner, pilih “get search volume data and trends” , lalu klik “get search volume” kemudian anda diperlihatkan volume pencarian tiap keyword yang anda masukan tadi.

d. tools lain untuk mencari keyword : ada beberapa tools lainnya untuk mempermudah anda mencari keyword, antara lain ;
– SEMRush : anda dapat mengintip keyword2 yang ada pada website lain atau website saingan anda, sehingga dapat memberikan anda ide atau jika tidak anda hanya perlu meniru yang sudah ada pada website lain yang menurut anda keywordnya bagus dan bernilai.
– Longtail PRo : Mencari keyword berharga yang tersembunyi, Dengan mengincar long tail keyword, kita bisa dengan cepat masuk ke halaman 1 meskipun tanpa backlink sama sekali…
karena persaingannya rendah.
Setelah banyak yang masuk ke halaman pertama dan mendapatkan banyak pengunjung, maka Google akan menganggap website kita terpercaya.
Selanjutnya, kita bisa mendapatkan rangking untuk keyword yang lebih sulit.
– Term Explorer : Sama seperti Longtail Pro hanya saja term explorer bebrbentuk software dekstop
– MozBar atau SEOQuake : MozBar dan SEOQuake akan menampilkan data-data seperti jumlah backlink, Page Authority, Domain Authority, dan lain-lain ketika kita melakukan pencarian di Google.

 

Advertisements